Panjat Sosial? apa itu?




Hallo eperibadih jiah wkwkwkw, selamat datang di blogku yang ke 3, pada mood yang baik hari ini, aku akan membahas tentang penomena sosial anak muda di jaman millenial ini (serius banget yahhh -_-) ya aku bahas ini karena emang tema seluruh artikel ku yang "social opinion". Jadi maksudnya aku buat blog ini untuk meluapkan semua opiniku tentang penomena sosial yang aku amati dan aku tuangkan melalui blog ini ☺

Jadi aku pengen membahas tentang panjat sosial. Hmmm kayak lagu ajah yahh hehehe, emang kata pajat sosial ini berasal dari sebuah lagu yang akhirnya menjadi kosakata para millenial (khususnya aku -_-) . Di jaman yang serba Internet kayak sekarang, siapa sih yang gak pengen terkenal?  apalagi media sosial kayak instagram, fecebook, dan yang lainnya itu memungkinkan kita untuk menjadi sosok yang terkenal dan dikenal banyak orang jiahhh wkwkwkw, dan tidak munafik pula social media jaman sekarang dijadikan ajang untuk pamer agar mereka bisa terkenal ( tapi gak salah juga sih dan wajar ajah ) tapi ada juga sih orang yang memanfaatkan seseorang buat jadi terkenal sih hehehehe. 

Jadi apa sih itu panjat sosial? Menurut Urban Dictionary panjat sosial itu menggambarkan  seseorang yang suka berteman dengan orang-orang yang populer dengan tujuan untuk menjadi bagian dari kepopuleran mereka dan mereka terus menerus melakukan hal ini sampai mereka puas. Jadi menurutku hal yang seperti ini dilakukan oleh seseorang yang ingin mendapatkan sebuah pengakuan dari orang lain tetapi bukan murni dari dirinya, biasanya menurutku hal ini sangat rentan terjadi dikalangan remaja karena beberapa dari mereka sangat perlu dengan adanya pengakuan dan ini tak jauh dari yang namanya mencari jati dirinya. Jadi apakah panjat sosial ini adalah hal yang negatif? menurutku relatif, karena penomena ini bisa berdampak tidak merugikan jika objek itu merasa tidak dirugikan dan justru menganggap itu adalah terbuka terhadap pergaulan, dan sisi lain penomena itu berdampak negatif bila objek itu merasa dirugikan  dari segi apapun itu. hmmm jadi menurut sudut pandangku penomena itu tidak harus ada karena lebih baik kita menjadi diri sendiri dan itu lebih nyaman daripada kita menyembuyikan jati diri hanya untuk kepopuleran. Jadi menurutku ada beberapa aspek yang justru membuat kita diakui walau tidak memanjat.
  • Gapapa jelek yang penting sombong
waduhh dari judulnya sok banget ya wkwkwkw, jadi sombong itu maksudya disini kita harus berani meperlihatkan kemampuan kita kepada orang banyak baik dari segi apapun itu untuk ditunjukan kepada orang lain. Pasti deh orang lain segan denganmu karena kamu punya kelebihan

  • Punya Passion sendiri dan berani mewujudkannya
Nah disini kita harus mempunyai passion kita sendiri, apa itu? maksudnya ialah perasaan antusiasmu kamu terhadap apa yang kamu sukai, baik itu hobby, pekerjaan dan yang lainnya (asal positif) dan kamu harus berani mewujudkan rasa antusiasmemu itu jadi menurutku kemungkinan besar sesuatu yang dijalankan sesuai passion akan berjalan dengan baik dan tentu bila kamu berhasil kamu akan diakui banyak orang dan mungkin populer ( mungkin aja..)
yahh jadi itu aja opini ku tentang penomena panjar sosial. jadi ini adalah opini ku yahh mohon maaf jika ada kesalahan dari segi manapun di artikel ku ini, kalau kalian punya opini yang perbeda bisa ditulis di kolom komentar yahhh :)

Komentar

Posting Komentar