Panik sepanik paniknya
hallo semua!, akhirnya ini tugas terakhir blogku :)!, pada blog terakhir ini aku ingin menceritakan pengalamaku yang sangat bisa dibilang bodoh hahahaha. emang bodoh kenapa? bodoh yng ku maksud adalah rasa lelet dan ceroboh yang aku miliki yang membuat aku dan orang disekitarku menjadi heboh. hmm ya karena aku kekurangan materi dan ide untuk membuat blog terakhir yaa jadi aku buat pengalamanku saja (harap maklum hehehe)
awal cerita, aku dan teman kelompok ku melakukan latihan menghafal lagu berbahasa inggris yang sempat diundur oleh guruku karena kita tidak hafal lagu berbahasa inggris (maklum lidah rasa lokal) di rumahku, aku menunggu teman teman kelompokku untuk datang ke rumahku, 20 menit kemudian datanglah salah satu temanku membawa piano, untuk menghilangkan rasa bosan aku bermain piano bersama temanku itu, berselang lama kemudian akhirnya semua anggota kelompokku hadir, dirumahku kami bernyanyi dan keraoke ( sambil menghafal broo), tetapi tak sepatah kalimatpun yang dapat aku hafalkan dengan baik karena lidahku yang belepotan, dan rasa grogi melihat temanku di kelas yang menangis karena dia bernyanyi sendiri (pake bahasa inggris, dan dipelototi oleh si "tiit"). 3 jam terlawati saat kami bernyanyi bersama sampai tenggorokanku terasa kering, setelah itu kami makan bersama sebelum akhirya teman temanku pulang ke rumah masing masing.
temanku yang membawa piano masih dirumahku karena hari saat itu sedang hujan, karena aku baik dan hitung hitung aku ingin membeli makan, aku bawakan piano itu ke rumahnya. dari sinilah kecerobohanku dimulai, saat mengambil kunci kendaraan, aku menaruhnya di atas kendaraanku dan benar benar lupa membawanya masuk bersamaku, saat diperjalanan aku tidak menyadari hal dan kendaraanku juga masih menyala dengan baik, setelah dari rumah temanku, akun berancana untuk membeli makanan tetapi tutup dan untukngnya kendaraanku masih dalam kondisi hidup dan tak aku matikan. akhirnya aku pulang ke rumah, sesampainya didepan pintu rumah baru aku menyadari kunci kendaraanku tidak ada di dalam mobil, setelah masuk ke dalam rumah aku panik sepanik paniknya, aku kembali ke depan rumah temanku dan tidak menemukan kuncinya akhirnya aku pulang dengan rasa pasrah (sambil berpikir bagaimana cara membuat kunci baru), akhirnya aku ceritakan kepada kakak-kakakku, untungnya mereka tidak marah dan membantu mencarinya, kakakku yang pertama pergi mencari kunci itu di dpn tempat makan yang aku singgahi dan kakak ku yang kedua mencarinya di sekitar rumah dengan cuaca yang saat itu hujan, dan aku mencari di sekitar kendaraanku. aku tidak berani untuk mengatakannya kepada orang tuaku. akhirnya pencarian kami lanjutkan pada jam 12 malam saat hujan sudah reda, kami mencarinya kemana-mana dan tidak kami temukan.
akhirnya kami pulang dan dengan rasa pasrah aku menceritakannya pada orangtuaku (seperti orang tua biasanya aku diberikan nasihat panjang) aku sudah sangat pasrah dan sampai aku berpikir bahwa aku sial karena akhir akhir ini banyak hal hal yang terjadi padaku, dan sempat menghubungkannya dengan hal ghoib wkwkwkwkwk. akhirnya aku tidur, keesokan paginya aku mencarinya sendirian di tepat yang pernah aku lewati tapi tidak ditemukan juga dan akhirnya aku pulang, sesampainya di rumah aku mendapat kabar dari kakakku kunci itu ditemukan dan diinformasikan pada akun instagram di daerah sekitarku, akhirnya aku menghubungi orang yang menemukan kunci itu dan aku pulang membawa kunci itu dengan perasaan lega. Dan aku sadar bahwa lain kali aku harus mempersiapkan sesuatu dengan baik tanpa melupankanya apalagi meninggalkannya :). sekian dulu blogku kali ini dan maaf jika banyak typo hehehe.
awal cerita, aku dan teman kelompok ku melakukan latihan menghafal lagu berbahasa inggris yang sempat diundur oleh guruku karena kita tidak hafal lagu berbahasa inggris (maklum lidah rasa lokal) di rumahku, aku menunggu teman teman kelompokku untuk datang ke rumahku, 20 menit kemudian datanglah salah satu temanku membawa piano, untuk menghilangkan rasa bosan aku bermain piano bersama temanku itu, berselang lama kemudian akhirnya semua anggota kelompokku hadir, dirumahku kami bernyanyi dan keraoke ( sambil menghafal broo), tetapi tak sepatah kalimatpun yang dapat aku hafalkan dengan baik karena lidahku yang belepotan, dan rasa grogi melihat temanku di kelas yang menangis karena dia bernyanyi sendiri (pake bahasa inggris, dan dipelototi oleh si "tiit"). 3 jam terlawati saat kami bernyanyi bersama sampai tenggorokanku terasa kering, setelah itu kami makan bersama sebelum akhirya teman temanku pulang ke rumah masing masing.
temanku yang membawa piano masih dirumahku karena hari saat itu sedang hujan, karena aku baik dan hitung hitung aku ingin membeli makan, aku bawakan piano itu ke rumahnya. dari sinilah kecerobohanku dimulai, saat mengambil kunci kendaraan, aku menaruhnya di atas kendaraanku dan benar benar lupa membawanya masuk bersamaku, saat diperjalanan aku tidak menyadari hal dan kendaraanku juga masih menyala dengan baik, setelah dari rumah temanku, akun berancana untuk membeli makanan tetapi tutup dan untukngnya kendaraanku masih dalam kondisi hidup dan tak aku matikan. akhirnya aku pulang ke rumah, sesampainya didepan pintu rumah baru aku menyadari kunci kendaraanku tidak ada di dalam mobil, setelah masuk ke dalam rumah aku panik sepanik paniknya, aku kembali ke depan rumah temanku dan tidak menemukan kuncinya akhirnya aku pulang dengan rasa pasrah (sambil berpikir bagaimana cara membuat kunci baru), akhirnya aku ceritakan kepada kakak-kakakku, untungnya mereka tidak marah dan membantu mencarinya, kakakku yang pertama pergi mencari kunci itu di dpn tempat makan yang aku singgahi dan kakak ku yang kedua mencarinya di sekitar rumah dengan cuaca yang saat itu hujan, dan aku mencari di sekitar kendaraanku. aku tidak berani untuk mengatakannya kepada orang tuaku. akhirnya pencarian kami lanjutkan pada jam 12 malam saat hujan sudah reda, kami mencarinya kemana-mana dan tidak kami temukan.
akhirnya kami pulang dan dengan rasa pasrah aku menceritakannya pada orangtuaku (seperti orang tua biasanya aku diberikan nasihat panjang) aku sudah sangat pasrah dan sampai aku berpikir bahwa aku sial karena akhir akhir ini banyak hal hal yang terjadi padaku, dan sempat menghubungkannya dengan hal ghoib wkwkwkwkwk. akhirnya aku tidur, keesokan paginya aku mencarinya sendirian di tepat yang pernah aku lewati tapi tidak ditemukan juga dan akhirnya aku pulang, sesampainya di rumah aku mendapat kabar dari kakakku kunci itu ditemukan dan diinformasikan pada akun instagram di daerah sekitarku, akhirnya aku menghubungi orang yang menemukan kunci itu dan aku pulang membawa kunci itu dengan perasaan lega. Dan aku sadar bahwa lain kali aku harus mempersiapkan sesuatu dengan baik tanpa melupankanya apalagi meninggalkannya :). sekian dulu blogku kali ini dan maaf jika banyak typo hehehe.

Paten
BalasHapusLanjutkan mas
BalasHapusT^T
BalasHapus******
BalasHapusWaduhh
BalasHapusFgggggg
BalasHapusmantap
BalasHapus